Lewati ke konten
WartaTerkini:

Kerukunan Antarumat Beragama, Kesbangpol dan Forwala Kabupaten Bekasi Kunjungi Rumah Ibadah Buddha

SiarWarta

Oleh Redaksi SiarWarta

Kamis, Oktober 01, 2026 --:-- WIB

silaturahmi-kesbangpol-bekasi-umat-buddha-cikarang-utara
Kesbangpol dan Forwala Kabupaten Bekasi mengunjungi rumah ibadah Buddha di Cikarang Utara. Forwala siapkan lomba paduan suara dan seminar Harmoni Lintas Agama. | Dok: Tata Jaelani/Bekasikab
Executive Summary ▼
  • Kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Bekasi diperkuat lewat kunjungan Plt. Kesbangpol Robert Suwandi, Ketua Forwala Sri Sugiarti, dan jajaran Forwala ke tempat ibadah umat Buddha di Kecamatan Cikarang Utara, Selasa (29/9/2026).
  • Forwala menyiapkan agenda lanjutan berupa lomba paduan suara antar rumah ibadah dan seminar "Harmoni Lintas Agama" yang direncanakan digelar di Kantor FKUB Jababeka.
  • Tokoh umat Buddha Sudirman menyambut baik kunjungan itu dan menyatakan kesiapan komunitasnya mendukung upaya bersama menjaga persatuan dan kedamaian di Kabupaten Bekasi.

SiarWarta.com, Cikarang Utara(Kab. Bekasi) — Kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Bekasi mendapat penguatan lewat aksi nyata. Plt. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bekasi Robert Suwandi bersama Ketua Forum Wanita Lintas Agama (Forwala) Kabupaten Bekasi Sri Sugiarti dan jajaran Forwala mengunjungi tempat ibadah umat Buddha di Kecamatan Cikarang Utara, Selasa (29/9/2026).

Agenda tidak berhenti pada ramah tamah. Forwala menyiapkan sejumlah kegiatan yang menggabungkan berbagai komunitas agama dalam waktu dekat, salah satunya lomba paduan suara antar rumah ibadah.

Agenda lainnya adalah seminar bertema "Harmoni Lintas Agama" yang direncanakan berlangsung di Kantor FKUB Jababeka.

"Kami ingin kegiatan-kegiatan ini menjadi ruang untuk bertemu, berkomunikasi dan membangun kebersamaan. Perbedaan agama bukan alasan untuk saling menjauh, tetapi menjadi kekuatan untuk membangun persaudaraan," tutur Sri Sugiarti.

Kedatangan rombongan disambut hangat tokoh umat Buddha Sudirman bersama para jemaah. Pertemuan berjalan akrab lewat ramah tamah dan dialog mengenai pentingnya menjaga kerukunan di tengah keberagaman masyarakat Kabupaten Bekasi.

Sudirman menilai pertemuan langsung seperti ini penting bagi pemerintah, organisasi lintas agama, dan masyarakat. "Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan dari Kesbangpol dan Forwala Kabupaten Bekasi. Bagi kami, pertemuan seperti ini sangat penting karena dapat mempererat hubungan dan membangun saling pengertian antarumat beragama," ujarnya.

Ia menyatakan komunitasnya siap terlibat dalam upaya bersama. "Kami tentu berharap kerukunan ini terus dijaga. Kita semua memiliki keyakinan masing-masing, tetapi dalam kehidupan bermasyarakat kita tetap satu sebagai warga Kabupaten Bekasi. Mari bersama-sama menjaga kedamaian, saling menghormati dan menciptakan suasana yang nyaman bagi seluruh umat dalam menjalankan ibadah," kata Sudirman.

Sudirman juga memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah dan Forwala yang membuka ruang dialog dengan berbagai komunitas keagamaan. Menurutnya, komunikasi yang dibangun secara langsung memperkuat rasa kebersamaan di tengah masyarakat.

Robert Suwandi memandang keragaman agama, suku, dan budaya sebagai kekuatan yang harus dijaga bersama. Komunikasi lintas agama dinilainya penting untuk membangun rasa saling memahami dan mencegah potensi gesekan di tengah masyarakat.

"Bekasi ini miniaturnya Indonesia. Kami bersama Forwala ingin memastikan seluruh umat beragama merasa aman dan nyaman dalam menjalankan ibadah. Terima kasih kepada Bapak Sudirman dan seluruh jemaah yang telah menyambut kami dengan sangat baik," kata Robert Suwandi.

Silaturahmi ini, kata dia, harus berlanjut dalam bentuk komunikasi dan kolaborasi. "Kami berharap silaturahmi seperti ini tidak berhenti pada kunjungan saja, tetapi terus berlanjut dalam bentuk komunikasi dan kolaborasi. Dengan kebersamaan, kita bisa menjaga Kabupaten Bekasi tetap aman, damai dan kondusif," ujarnya.

Bagi Sri Sugiarti, pertemuan lintas agama menjadi momentum penting memperkuat persaudaraan di tengah masyarakat yang memiliki latar belakang keyakinan beragam. "Ramah tamah hari ini sangat berarti. Ini menjadi bukti bahwa kerukunan di Bekasi berjalan nyata. Forwala akan terus mengambil peran sebagai perekat antarumat beragama," ucap Sri. *(jdw)

Sumber: Pemkab Bekasi

Warta Terbaru